Tampilkan postingan dengan label internet marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet marketing. Tampilkan semua postingan

Diabetes Melitus Di Usia Muda : Penyebab dan Ciri-Cirinya yang Perlu Anda Ketahui

Rabu, Mei 18, 2022 Add Comment
Diabetes Melitus Di Usia Muda : Penyebab dan Ciri-Cirinya yang Perlu Anda Ketahui

Dabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat menyerang semua golongan usia, termasuk anak muda. Kondisi ini terbagi ke dalam dua jenis, tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes melitus tipe-1 terjadi karena penyakit autoimun yang menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Sementara itu, diabetes melitus tipe-2 muncul sebagai efek dari pola makan tidak sehat karena tidak bisa mengontrol asupan gula yang masuk dalam tubuh.

Penyebab Diabetes di Usia Muda

Di usia muda, kebanyakan orang cenderung mempunyai pola makan yang tidak sehat. Sebagai contoh, banyak anak muda yang lebih menyukai fast food dan makanan-makanan manis seperti donat, kue, hingga minuman boba dibandingkan mengkonsumsi makanan sehat. Jika kebiasaan tersebut tidak diubah, bukan tidak mungkin kita akan menderita diabetes melitus di usia muda.

Ketika mengkonsumsi gula secara berlebihan, terjadi peningkatan resistensi insulin. Peningkatan resistensi insulin membuat tubuh tidak dapat memproses kelebihan gula dengan baik. Lonjakan kadar gula darah kemudian tidak bisa terhindarkan dan memicu penyakit diabetes melitus tipe-2. Selain pola makan, faktor seperti usia, berat badan, genetik dan gaya hidup juga turut berperan dalam berkembangnya penyakit ini.

Sementara itu, penyebab pasti dari diabetes tipe-1 belum diketahui secara pasti. Meski begitu, penyakit autoimun diketahui ikut berkontribusi karena membuat sistem imun tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin di pankreas. Faktor lain yang disebut ikut ambil bagian dalam munculnya penyakit ini antara lain genetik dan lingkungan.

Gejala Diabetes Di Usia Muda

Baik diabetes tipe-1 atau tipe-2 sebenarnya punya ciri-ciri yang hampir serupa. Perbedaannya, penderita diabetes tipe-1 kemungkinan akan mengalami penurunan berat badan meski sedang tidak diet. Selain itu, gejala diabetes di usia muda berkembang secara bertahap dalam hitungan bulan hingga tahunan, dan tak jarang baru bisa terdeteksi lewat medical check up.

Secara umum, berikut beberapa kondisi yang menjadi ciri-ciri diabetes di usia muda :

  • Mudah lapar
  • Mudah haus
  • Disfungsi ereksi
  • Pandangan kabur
  • Lemahnya kekuatan otot
  • Menurunya gairah bercinta
  • Mudah mengalami kelelahan
  • Perubahan suasana hati secara tiba-tiba
  • Meningkatnya jumlah urine saat buang air kecil
  • Luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan kering

Cara Menangani Diabetes di Usia Muda

Cara menangani diabetes di usia muda harus disesuaikan dengan jenisnya. Penanganan yang dilakukan bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah tetap berada pada batas normal. Beberapa cara yang bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi diabetes, diantaranya

Suntikan Insulin

Bagi penderita diabetes tipe-1, suntikan insulin merupakan obat utama karena tubuh mereka tidak mampu memproduksinya.

Ada empat jenis insulin yang dapat digunakan oleh penderita diabetes. Masing-masing jenis dibedakan berdasarkan beberapa cepat cairan tersebut bekerja dan berapa lamanya efek dosis bertahan dalam tubuh.

Jenis-jenis insulin yang bisa digunakan, meliputi :

  • Rapid-acting insulin : bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam.
  • Regular (short-acting) insulin : bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam.
  • Intermediate-acting insulin : bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam.
  • Ultra long-acting insulin : bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam.
  • Insulin campuran : kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short acting insulin.

Tak seperti tipe-1, penderita diabetes tipe-2 hanya membutuhkan insulin ketika kadar gula darah melebihi batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan.

Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, dokter mungkin akan meresepkan obat seperti Metoformin bagi penderita diabetes tipe-2. Sementara itu, pemberian obat untuk penderita diabetes tipe-1 dimaksudkan untuk melindungi organ penting seperti jantung, ginjal dan hati dari kerusakan.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menerapkan pola hidup sehat merupakan cara mengatasi diabetes di usia muda yang paling sederhana. Beberapa tindakan yang harus dilakukan penderita diabetes antara lain konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, istirahat dengan cukup, hingga menghilangkan kebiasaan merokok.

Semoga Informasi Ini Bermanfaat Bagi Para Pembaca. Terima Kasih

PERBEDAAN INTERNET MARKETING DENGAN DIGITAL MARKETING

Minggu, Mei 15, 2022 Add Comment
PERBEDAAN INTERNET MARKETING DENGAN DIGITAL MARKETING

Internet Marketing VS Digital Marketing


Pengguna Internet di Indonesia cukup besar dan sangat aktif karena menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari. Ini menjadi hal yang wajar, mengingat hampir semua sektor sudah terhubung dengan internet, termasuk sektor bisnis yang mulai melakukan perubahan dalam segi marketing.

Pemasaran yang dulu dilakukan dengan menggunakan flyer, spanduk, koran, kini beralih ke media digital dan juga internet, yang kemudian dikenal dengan istilah internet marketing strategy dan digital marketing. Artinya keduanya sebenarnya kurang lebih sama, yaitu suatu cara untuk memasarkan produk secara luas menggunakan internet.

Walaupun tujuan yang hendak dicapai cenderung sama, kedua strategi marketing yang populer di tengah masyarakat dan diminati banyak pengusaha/ brand ini mempunyai perbedaan yang cukup mencolok apabila dilihat dari penerapan dan cara kerja pemasaran produknya. Berikut ini akan saya coba jelaskan tentang perbedaan keduanya.

Pengertian Internet Marketing Strategy dan Digital Marketing

Internet marketing adalah strategi memasarkan produk melalui internet dengan tujuan promosi, branding, meningkatkan penjualan, juga mempengaruhi konsumen untuk membeli, baik itu barang ataupun jasa. Jadi, cara pemasaranya lebih fokus ke pengguna internet dengan memanfaatkan website, Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketik (SEM), mobile marketing, social media marketing, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sementara digital marketing merupakan suatu sistem pemasaran produl yang menjangkau pelanggan secara cepat, tepat, dan pribadi, melalui media digital serta internet. Dengan kata lain, internet marketing masuk di dalam penerapan digital marketing. Media digital memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan internet.

Pemasaran melalui media digital, seperti iklan TVC, ebook, koran digital, company profile video, email marketing, endorse influencer, SMS broadcast, iklan pay per click, iklan banner, pay per sale, pay per lead dan sebagainya.

Fokus utama dalam digital marketing tak semata-mata tertuju pada menarik pelanggan untuk meningkatkan penjualan saja, sebab digital marketing tak hanya mempromosikan sebuah produk atau brand, tetapi juga membangun brand awareness dan customer relation.


Manfaat Melakukan Internet Marketing Strategy dan Digital Marketing

Jika sudah mengetahui tentang perbedaan kedua cara pemasaran tersebut, maka sebagai pelaku usaha, kita harus mengetahui manfaat ketika menggunakan teknik atau strategi yang ada. Mengingat semakin hari persaingan bisnis serta inovasinya terus bermunculan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para konsumen maka media digital dan internet yang ada saat ini sudah sepantasnya kita gunakan dengan maksimal demi mengembangkan bisnis kita.

Berikut ini merupakan manfaat menjalankan teknik internet marketing dan digital marketing.

1. Meningkatkan Penjualan

Melakukan optimasi kedua teknik tersebut tentunya bisa meningkatkan penjualan. Sebab, pelanggan bisa mendapat informasi seputar produk tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. Pelanggan lama ataupun calon pelanggan baru bisa mengetahui produk yang diinginkan tanpa repot mengunjungi toko offline kita. Atau menunggu toko kita buka. Mereka cukup mengunjungi website, akun media sosial dan tempat penjualan lainnya selama 24 jam. Hal ini membuat pembeli menjadi lebih praktis serta cepat.

2. Lebih Mudah dalam Menjalin Hubungan dengan Konsumen

Jarak merupakan hal paling mengganggu dan bisa menjadi penghambat suatu bisnis. Tetapi sekarang sudah bukan masalah lagi karena adanya media digital dan internet. Bisnis atau brand anda menjadi lebih mudah untuk terhubung dengan konsumen.

Masalah pemesanan bisa dilakukan melalui sambungan telepon, media sosial, e-commerce dan website toko online. Begitupun dengan masalah layanan pelanggan untuk pengaduan yang tidak terbatas waktu. Ini penting untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen agar mereka puas dengan layanan bisnis anda. Semakin kita fast respons terhadap kebutuhan pelanggan, semakin senang mereka berbelanja di online shop kita.


3. Biaya Marketing Lebih Hemat

Untuk bisnis berskala kecil, beriklan di internet maupun media digital tidak akan menghabiskan banyak biaya. Hal ini karena untuk membuat akun media sosial tidak dikenakan biaya sepeserpun. Kita hanya perlu beriklan di akun tersebut, lalu menempatkan produk yang dijual pada satu atau banyak situs e-commerce.

Kalaupun membuat website toko online milik kita sendiri dan memasang iklan di Facebook ads, Google ads atau berkolaborasi dengan influencer, biaya marketingnya tetap lebih hemat dibandingkan pemasaran konvensional seperti menyebar pamflet dan memasang iklan di media cetak. Selain itu, melakukan pemasaran secara online jangka waktu pemasarannya lebih long lasting.

Semoga Informasi Ini Bermanfaat Ya, Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Kami.

Sumber : https://redcomm.co.id/knowledges/perbedaan-internet-marketing-dengan-digital-marketing?readmore=true