Ini Bahaya Isi Ulang Botol Minum Sekali Pakai

Kamis, Mei 26, 2022 Add Comment
Ini Bahaya Isi Ulang Botol Minum Sekali Pakai

 


Mengisi ulang botol minum kemasan terkesan hemat, padahal sebenarnya botol ini di desain hanya digunakan untuk sekali pakai. Menggunakanya berulang kali ternyata membawa resiko kesehatan. Biasanya botol minum plastik sekali pakai terbuat dari bahan plastik PET atau PETE (Polyethylene Terephthlate). Meski jelas diberikan label sekali pakai, tapi tidak sedikit orang yang menggunakan botol PET ini berulang kali, baik karena mengabaikannya, atau bahkan tidak mengetahui makna dari keterangan yang umumnya tertera pada dasar botol tersebut.

Memperhatikan Bahan Yang Digunakan Untuk Botol Plastik

Setiap botol plastik terbuat dari bahan yang berbeda, serta tujuan penggunaanya yang berbeda pula. Anda dapat membedakanya dengan memperhatikan angka pada bagian bawah botol. Biasanya akan ada logo segitiga berpanah dengan kode angka 1 hingga 7 didalamnya. Selain itu ada pula kode huruf di bawah segitiga tersebut, yaitu PET atau PETE, HDPE, PVC, LDPE, PP, PS dan lainnya. Itu merupakan kode bahan baku plastik yang digunakan.

Resiko Kesehatan Mengisi Ulang Botol Sekali Pakai

Pikir-pikir kembali jika ingin mengisi ulang botol air minum sekali pakai, karena beberapa resiko berikut dapat membahayakan kesehatan anda :

  • Perkembangan Bakteri
Mengisi ulang air minum pada kemasan botol sekali pakai dapat menyebabkan kontaminasi pada air. Ini dapat terjadi akibat bakteri atau jamur yang mungkin berkembang begitu botol dibuka. Bakteri ini dapat berasal dari tangan, mulut ataupun yang bersentuhan dengan botol.
  • Perpindahan Bahan Kimia
Bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik, seperti monomer dapat berpindah ke air di botol dalam jangka waktu tertentu dan juga akibat paparan panas. Logam berat yang digunakan dalam pembuatan botol PET, yaitu antimony juga dapat berpindah dari botol ke dalam air meski dalam kadar kecil. Resiko perpindahan akan meningkat jika botol digunakan untuk menyimpan bahan lain, seperti minyak goreng.
  • Perubahan Rasa, Bau, dan Warna Air
Paparan panas pada botol yang menyebabkan migrasi bahan kimia dapat menyebabkan perubahan rasa, bau, dan warna air. Mengingat tidak sedikit resiko yang dapat membahayakan kesehatan dari mengisi ulang botol minum sekali pakai, sebaiknya hindari hal tersebut mulai dari sekarang. Dan jangan lupa cek keterangan plastik yang tertera pada kemasan, ya !

Terima kasih atas kunjungannya, Semoga informasi ini bermanfaat ya bagi para pembaca.

Sumber : http://www.breakthrough-generation.com/

Makanan Memperburuk Arthritis

Kamis, Mei 26, 2022 Add Comment
Makanan Memperburuk Arthritis

 

Sebuah pepatah lama menyebutkan bahwa "Anda adalah apa yang anda makan". Penelitian medis modern membuat penemuan-penemuan baru secara teratur yang mendukung bahwa pepatah lama tersebut benar adanya. Apa yang kita makan dapat memiliki dampak yang dramatis pada kesehatan kita- baik dan buruk. Untuk orang yang menderita arthritis, pastikan ketahui aneka makanan yang mungkin memiliki kecenderungan untuk memperburuk kondisi mereka. Makanan berikut sebaiknya dihindari oleh orang-orang dengan arthritis.

Makanan Yang Digoreng Dan Diproses

Menjauhi makanan yang memenuhi kriteria ini mungkin tidak disukai oleh banyak penderita arthritis. Seperti halnya kehidupan, memutuskan untuk terus mengkonsumsi makanan jenis ini atau berhenti dengan harapan mengurangi dampak buruk bagi arthritis adalah pilihan masing-masing individu.

Perhatikan AGE Dalam Tubuh

Mengenai AGE, tak peduli berapa usia anda, namun lebih ke berapa banyak yang dikenal sebagai produk akhir glikasi lanjut (AGE) yang anda konsumsi. AGE adalah produk sampingan yang dibuat ketika makanan yang dipanaskan dengan suhu tinggi.

Gula Dan Karbohidrat Halus

Selain efek merugikan lainnya terhadap kesehatan, gula dapat meningkatkan kadar AGE dalam tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan peradangan yang akan memperburuk kondisi arthritis. Mengurangi gula dapat membantu penderita arthritis dan pastinya memberikan manfaat untuk kesehatan anda secara keseluruhan.

Produk Susu

Produk susu mengandung protein yang dapat mengiritasi jaringan yang mengelilingi sendi sehingga bisa memperburuk nyeri arthritis. Jika khawatir tidak mampu mendapatkan cukup protein dalam diet karena mengurangi susu, anda dapat mengkonsumsi alternatif lain seperti kacang-kacangan dan bayam.

Garam

Orang dengan tekanan darah tinggi sangat menyadari bahwa garam adalah sesuatu yang wajib dikurangi. Penderita arthritis juga dapat merasakan manfaat pengurangi konsumsi garam karena garam diyakini dapat menyebabkan radang sendi pada beberapa orang. Jika anda adalah seseorang yang kebetulan memiliki arthritis dan hipertensi, mengurangi garam dapat membantu mengurangi rasa sakit dan membantu anda hidup lebih lama.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca ya. Terima Kasih sudah berkunjung ke blog saya.

Sumber : http://www.breakthrough-generation.com/

10 Alasan Medis Tubuh Sering Kelelahan Meski Hanya Bekerja di Rumah

Kamis, Mei 26, 2022 Add Comment
10 Alasan Medis Tubuh Sering Kelelahan Meski Hanya Bekerja di Rumah

 

Sudah hampir kurang lebih 2 (dua) tahunan sebagian kebanyakan orang yang memiliki profesi kantoran harus WFH (Work From Home) atau bekerja dari rumah akibat pandemi global Covid-19. Akan tetapi, meski hanya di rumah banyak orang justru merasa mudah kelelahan setelah seharian bekerja di rumah. Mengapa hal demikian terjadi ?

Rasa lelah yang dirasakan merupakan kelemahan konstan berupa fisik, mental ataupun kombinasi keduanya. Hal ini bisa mempengaruhi siapa saja di semua umur. Better Health menuliskan, kelelahan adalah gejala, bukan suatu kondisi. Bagi banyak orang, kelelahan disebabkan oleh kombinasi gaya hidup, sosial, psikologis dan masalah kesejahteraan umum daripada kondisi medis yang mendasarinya.

Kelelahan memiliki rasa yang berbeda dengan hanya merasa lelah atau mengantuk. Acap kali, rasa lelah dapat diobati dengan tidur siang atau tidur malam yang nyenyak. Seseorang yang mengantuk mungkin juga merasa segar kembali setelah berolahraga. Sedangkan, kelelahan seringkali tidak akan berkurang hanya dengan tidur dan istirahat.

Sementara itu, berikut adalah alasan medis mengapa seseorang bisa merasa kelelahan seperti dilansir laman NHS UK :

1. Anemia

Salah satu alasan medis paling umum untuk merasa terus lelah adalah anemia defisiensi besi. Wanita dengan menstruasi berat dan wanita hamil sangat rentan terhadap anemia, tetapi juga dapat mempengaruhi pria dan wanita pasca menopouse.

Penyebabnya lebih cenderung masalah dengan lambung dan usus, seperti maag atau mengkonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Biasanya, bahkan ketika tidak melakukan apapun, otot kita akan terasa berat, dan kita cepat lelah.

Akan tetapi, memiliki terlalu banyak zat besi, yang juga dapat menyebabkan kelelahan, ketika itu dikenal sebagai kelainan zat besi yang berlebihan atau disebut hemochromatosis. ini adalah kondisi warisan yang relatif jarang terjadi yang mempengaruhi pria dan wanita antara usia 30 dan 60 tahun.

2. Sleep apnea

Sleep apnea adalah suatu kondisi dimana tenggorokan menyempit atau menutup selama tidur dan berulang kali. Kondisi ini tentu menggangu pernapasan kita. Selanjutnya, hal ini juga akan menghasilkan dengkuran keras dan penurunan kadar oksigen darah kita. Kesulitan bernafas berarti kita sering terbangun di malam hari dan merasa kelelahan pada hari berikutnya.

Kondisi sleep apnea paling umum pada pria paruh baya yang memiliki kelebihan berat badan. Sementara itu, minuman beralkohol dan merokok juga membuatnya lebih buruk.

3. Tiroid Yang Kurang Aktif

Kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat membuat kita memiliki terlalu sedikit hormon tiroid (tiroksin) dalam tubuh. Ini membuat kita merasa lelah. Selain itu, kita juga cenderung menambah berat badan dan memiliki otot pegal serta kulit kering. Ini paling umum pada wanita dan terjadi lebih sering seiring bertambahnya usia.

4. Penyakit Seliaka

Ini adalah penyakit seumur hidup yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap gluten. Gluten adalah protein yang ditemukan dalam roti, kue dan sereal. Gejala lain penyakit seliaka atau celiac, selain kekebalan, adalah diare, kembung, anemia, dan penurunan nafsu makan. Dokter umum dapat melakukan tes darah untuk memeriksa apakah anda memiliki penyakit seliaka.

5. Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis juga dikenal sebagai myalgic encephalomyelitis, atau ME. Sindrom ini adalah kelelahan parah yang melumpuhkan, biasanya berlangsung selama 4 bulan. Mungkin ada gejala lain, seperti nyeri otot atau sendi.

6. Diabetes

Salah satu gejala utama diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah perasaan sangat lelah. Gejala kunci lainnya adalah merasa sangat haus, sering buang air kecil terutama di malam hari, dan penurunan berat badan.

7. Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus umum yang menyebabkan kelelahan, bersama dengan demam, sakit tenggorokan dan kelenjar bengkak. Sebagian besar kasus terjadi pada remaja dan dewasa muda. Gejala biasanya hilang dalam 4 hingga 6 minggu, tetapi kelelahan dapat bertahan selama beberapa bulan selanjutnya.

8. Depresi

Selain membuat kita merasa sangat sedih, depresi juga bisa membuat kita merasa kehabisa energi. Depresi juga bisa membuat kita mengalami kesulitan tidur, atau menyebabkan kita bangun pagi-pagi, yang membuat kita merasa lebih lelah di siang hari.

9. Kaki Gelisah

Kondisi ini terjadi saat anda mendapat dorongan besar untuk menggerakkan kaki, yang dapat membuat anda tetap terjaga di malam hari. Anda mungkin juga memiliki sensasi merangkak yang tidak menyenangkan atau sakit yang dalam di kaki anda.

Selain itu, gejala lain juga dapat meliputi kaki yang mungkin tersentak secara spontan sepanjang malam. Apapun gejalanya, tidur anda akan terganggu dan kualitasnya buruk, sehingga anda akan merasa sangat lelah sepanjang hari.

10. Kegelisahan

Merasa cemas terkadang normal. Tetapi beberapa orang memiliki perasaan cemas terus-menerus dan tak terkendali, yang begitu kuat sehingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

Dokter menyebutnya Gangguan Kecemasan Umum (GAD). Ini adalah kondisi umum, yang mempengaruhi sedikit lebih banyak wanita daripada pria. Selain merasa khawatir dan mudah tersinggung, orang dengan GAD sering merasa lelah.

Demikian 10 alasan medis tubuh sering merasa lelah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca ya. Terima Kasih

Sumber : https://tirto.id/10-alasan-medis-tubuh-sering-kelelahan-meski-hanya-kerja-di-rumah-eNUK

Kenali Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Rabu, Mei 18, 2022 Add Comment
Kenali Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia

Menjaga kadar gula darah tetap normal adalah kunci pengobatan dan pengelolaan diabetes secara efektif sekaligus menjadi langkah utama dalam mencegah diabetes. Maka itu, mengetahui informasi kadar gula normal penting bagi masyarakat sebagai upaya menghindari risiko diabetes di kemudian hari. Secara umum, kadar gula darah normal memiliki perbedaan tergantung pada usia seseorang antara lain :

Kadar gula darah tersebut dapat bervariasi bagi setiap orang tergantung aktivitas fisik, jenis makanan, efek samping obat dan lainnya. Bagi anak akan cenderung lebih tinggi dan mudah berubah karena perubahan hormon tertentu.

Perubahan kadar gula darah memang dapat terjadi seiring waktu, biasanya dipicu oleh sejumlah faktor tertentu. Penyebab umum kadar gula darah naik antara lain dehidrasi, hormon, stres, penyakit tertentu, dan suhu ekstrim. Sementara penyebab kadar gula darah turun biasanya dikarenakan oleh pola makan tidak teratur (contoh : melewatkan waktu makan), serta adanya efek samping obat dan insulin.

Jika tidak dikontrol, kadar gula darah yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Gula darah tinggi akan menimbulkan keluhan pada tubuh seperti gangguan penglihatan, infeksi gigi dan gusi, masalah pencernaan, sering buang air kecil, hingga kerusakan saraf dan infeksi kronis pada kaki. Begitu juga jika gula darah terlalu rendah, seseorang dapat mengalami gangguan irama jantung, sulit berkonsentrasi, tubuh gemetar, hilang keseimbangan, lemah, lesu, dan mudah lapar.

Mari terapkan pola hidup sehat untuk menunjang kadar gula normal dengan mulai dari rutin berolah raga, mengkonsumsi makanan kaya nutrisi lengkap dan seimbang (contohnya seperti produk perlebahan HDI), hingga mengelola stres dengan baik. Jangan lupa untuk mengecek darah rutin agar mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara lebih pasti. Selalu konsultasi ke dokter jika mengalami keluhan kesehatan, terutama jika kadar gula darah naik maupun turun secara drastis.

Semoga Artikel Ini Bermanfaat Bagi Para Pembaca. Terima Kasih

Sumber : dr. Emilia, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Rumah Sakit Siloam Silampari

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/kenali-kadar-gula-darah-normal-berdasarkan-usia

Diabetes Melitus Di Usia Muda : Penyebab dan Ciri-Cirinya yang Perlu Anda Ketahui

Rabu, Mei 18, 2022 Add Comment
Diabetes Melitus Di Usia Muda : Penyebab dan Ciri-Cirinya yang Perlu Anda Ketahui

Dabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat menyerang semua golongan usia, termasuk anak muda. Kondisi ini terbagi ke dalam dua jenis, tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes melitus tipe-1 terjadi karena penyakit autoimun yang menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Sementara itu, diabetes melitus tipe-2 muncul sebagai efek dari pola makan tidak sehat karena tidak bisa mengontrol asupan gula yang masuk dalam tubuh.

Penyebab Diabetes di Usia Muda

Di usia muda, kebanyakan orang cenderung mempunyai pola makan yang tidak sehat. Sebagai contoh, banyak anak muda yang lebih menyukai fast food dan makanan-makanan manis seperti donat, kue, hingga minuman boba dibandingkan mengkonsumsi makanan sehat. Jika kebiasaan tersebut tidak diubah, bukan tidak mungkin kita akan menderita diabetes melitus di usia muda.

Ketika mengkonsumsi gula secara berlebihan, terjadi peningkatan resistensi insulin. Peningkatan resistensi insulin membuat tubuh tidak dapat memproses kelebihan gula dengan baik. Lonjakan kadar gula darah kemudian tidak bisa terhindarkan dan memicu penyakit diabetes melitus tipe-2. Selain pola makan, faktor seperti usia, berat badan, genetik dan gaya hidup juga turut berperan dalam berkembangnya penyakit ini.

Sementara itu, penyebab pasti dari diabetes tipe-1 belum diketahui secara pasti. Meski begitu, penyakit autoimun diketahui ikut berkontribusi karena membuat sistem imun tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin di pankreas. Faktor lain yang disebut ikut ambil bagian dalam munculnya penyakit ini antara lain genetik dan lingkungan.

Gejala Diabetes Di Usia Muda

Baik diabetes tipe-1 atau tipe-2 sebenarnya punya ciri-ciri yang hampir serupa. Perbedaannya, penderita diabetes tipe-1 kemungkinan akan mengalami penurunan berat badan meski sedang tidak diet. Selain itu, gejala diabetes di usia muda berkembang secara bertahap dalam hitungan bulan hingga tahunan, dan tak jarang baru bisa terdeteksi lewat medical check up.

Secara umum, berikut beberapa kondisi yang menjadi ciri-ciri diabetes di usia muda :

  • Mudah lapar
  • Mudah haus
  • Disfungsi ereksi
  • Pandangan kabur
  • Lemahnya kekuatan otot
  • Menurunya gairah bercinta
  • Mudah mengalami kelelahan
  • Perubahan suasana hati secara tiba-tiba
  • Meningkatnya jumlah urine saat buang air kecil
  • Luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan kering

Cara Menangani Diabetes di Usia Muda

Cara menangani diabetes di usia muda harus disesuaikan dengan jenisnya. Penanganan yang dilakukan bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah tetap berada pada batas normal. Beberapa cara yang bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi diabetes, diantaranya

Suntikan Insulin

Bagi penderita diabetes tipe-1, suntikan insulin merupakan obat utama karena tubuh mereka tidak mampu memproduksinya.

Ada empat jenis insulin yang dapat digunakan oleh penderita diabetes. Masing-masing jenis dibedakan berdasarkan beberapa cepat cairan tersebut bekerja dan berapa lamanya efek dosis bertahan dalam tubuh.

Jenis-jenis insulin yang bisa digunakan, meliputi :

  • Rapid-acting insulin : bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam.
  • Regular (short-acting) insulin : bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam.
  • Intermediate-acting insulin : bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam.
  • Ultra long-acting insulin : bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam.
  • Insulin campuran : kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short acting insulin.

Tak seperti tipe-1, penderita diabetes tipe-2 hanya membutuhkan insulin ketika kadar gula darah melebihi batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan.

Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, dokter mungkin akan meresepkan obat seperti Metoformin bagi penderita diabetes tipe-2. Sementara itu, pemberian obat untuk penderita diabetes tipe-1 dimaksudkan untuk melindungi organ penting seperti jantung, ginjal dan hati dari kerusakan.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menerapkan pola hidup sehat merupakan cara mengatasi diabetes di usia muda yang paling sederhana. Beberapa tindakan yang harus dilakukan penderita diabetes antara lain konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, istirahat dengan cukup, hingga menghilangkan kebiasaan merokok.

Semoga Informasi Ini Bermanfaat Bagi Para Pembaca. Terima Kasih